Ratusan Orang Tewas Akibat Kelaparan Di Somalia

Ribuan Orang Tewas Akibat Kelaparan Di Somalia

By in Peristiwa on 22 Maret 2017

Sungguh mengenaskan penderitaan rakyat Somalia sudah beberapa tahun tanah mereka kekeringan, untuk mendapatkan air saja sulit sekali. Banyak tumbuhan mati, hewan ternak dan manusia kesulitan bahan pangan mengakibatkanĀ  kelaparan dan banyak dari mereka meninggal dunia. Hampir setengah jiwa penduduk yang dijuluki Tanduk Afrika ini terancam musnah.

Negara yang bersinggungan dengan Etiopia, Djibuti, Teluk Aden, Indian Ocean dan Kenya terancam mengalami bencana kelaparan yang kedua dalam enam tahun terakhir. Sebelumnya pada 2011, 260 ribu orang di Somalia tewas akibat kelaparan, kini permasalahan yang sama kembali terjadi bahkan hanya hitungan hari sebanyak 110 orang telah tewas.

 

Kelaparan Di Somalia

Air sungai menyusut lebih dari tiga perempatnya ditambah hujan yang tak kunjung turun mengakibatkan gagal panen hasil pertanian. Harga pangan melonjak naik hampir 80 persen dari harga semula membuat rakyat semakin tak mampu untuk menyambung hidup. Cuaca ekstrim di negara tersebut membuat kita yang tinggal di tanah air tidak betah. Coba bayangkan suhu pada siang hari mencapai 33 derajat Celcius dan malam hari seperti siangnya kota Jakarta!

Kelaparan Di Somalia

Wilayah terparah kelaparan akut terutama di bagian Somalia bagian selatan, mereka berbondong-bondong ke kota Mogadishu, ibukota Somalia untuk minta pertolongan. Mirisnya masih saja terjadi konflik perang saudara untuk merebut kekuasaan yang dilancarkan oleh militan al-Shabaab untuk menggulingkan pemerintah. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sudah menyerukan untuk membantu negara Somalia dari kelaparan dan kemusnahan.

Kelaparan Di Somalia

#SaveSomalia! Bantulah saudara kita untuk kebaikan semua. Bagi Anda yang ingin menyalurkan bantuan donasi bisa melalui :
-BNI/ BNI SYARIAH 66 00000 120
-Bank Syariah Mandiri 777 778 9777
-Bank mandiri 128 000 4793136
-Atas nama YAYASAN AKSI CEPAT TANGGAP (ACT)
kunjungi act.idĀ 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *